Minggu, 02 Juni 2013

Tips Mengatasi Sakit Kepala Secara Alami

Cara mengatasi sakit kepala tidak selalu dengan mengkonsumsi obat. Penyakit yang satu ini memang sangat mengganggu aktifitas sehari-hari, namun jika Anda sering mengalami sakit kepala, jangan buru-buru mencari obat penghilang sakit.


Coba lakukan beberapa tips berikut untuk mengatasi sakit kepala yang Anda alami


Kurangi minum kopi. Selain membuat Anda lebih banyak terjaga dan kurang tidur, kafein dapat mempengaruhi pembuluh darah di otak.

Minum air putih yang cukup. Segelas besar air putih dan beristirahat selama 10 menit sambil memijat pelipis dan leher dapat meredakan sakit kepala.

Tips ini hanya berlaku bagi yang sudah menikah, yaitu melakukan hubungan seks lebih sering dengan pasangan. Riset menunjukkan bahwa seks merupakan aktifitas yang bisa menyembuhkan bebagai macam penyakit, termasuk menyembuhkan sakit kepala. Diduga, hubungan seksual menstimulasi hormon endorfin yang merupakan hormon penghilang rasa sakit alami.

Hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung Monosodium glutamat (MSG). MSG biasanya terdapat pada bumbu penyedap. MSG bisa melebarkan pembuluh darah di otak yang menimbulkan sakit kepala.

Saat bekerja di depan komputer, gunakan rumus 20-20 untuk mencegah sakit kepala dan mata. Yaitu caranya: setiap 20 menit menatap monitor, alihkan pandangan Anda ke benda yang jauhnya 20 kaki selama 20 detik.

Hindari pengunaan pengharum yang wanginya tajam. Bebauan kimia mampu mengaktifkan sel-sel saraf di hidung lalu mengirimkan sinyal ke otak. Tak jarang, sinyal saraf yang kuat dapat menimbulkan sakit kepala.

Perbanyak mengkonsumsi makanan yang mengandung magnesium. Magnesium berfungsi untuk merelaksasi otot. Makanan sumber magnesium adalah kacang-kacangan dan biji-bijian.

Jauhi makanan yang mengandung tyramine dan nitrat. Tyramine dan nitrat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga membuat sakit kepala. Beberapa makanan yang mengandung tyramine adalah pisang,nanas, acar, makanan awetan, makanan yang diasinkan/difermentasi, dan makanan aditif.

Duduklah dengan tegak untuk membantu proses peredaran darah agar dapat berjalan lebih baik. Duduk dengan gaya merosot dapat membuat kepala berdenyut, sedangkan duduk dengan posisi huruf C dapat menyebabkan leher kaku, mengganggu saraf, kepala atas tegang, serta munculnya sakit kepala.